Cara Berobat Menggunakan Kartu BPJS Ketika ada Perubahan Status

Cara Berobat Menggunakan Kartu BPJS Ketika ada Perubahan Status

Sebagai anggota dari Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial atau BPJS, Anda akan merasakan manfaatnya dalam bentuk keringanan biaya saat berobat dan dirawat. Bahkan jika semua fasilitas dan obat yang harus dikonsumsi masuk dalam daftar obat yang di-cover BPJS, Anda tidak perlu membayar. Namun situasi bisa selalu berubah. Ada saatnya di mana Anda pindah rumah, berhenti kerja, dll. Inilah cara berobat menggunakan kartu BPJS ketika perubahan itu terjadi.

Cara penggunaan berobat dengan kartu BPJS sendiri pada dasarnya sederhana saja. Anda tinggal mengunjungi dokter/klinik/puskesmas dari Fasilitas Kesehatan tingkat pertama yang tertera di kartu Anda. Baru ketika Anda harus masuk rumah sakit, dokter atau puskesmas membuat surat rujukan untuk ditunjukkan ke rumah sakit. Hal ini berlaku untuk semua peserta BPJS Kesehatan, baik untuk peserta Kelas I, II, ataupun III.

Itu semua dengan asumsi bahwa Anda tinggal di lokasi Anda yang sekarang, dengan pekerjaan, dan jumlah anggota keluarga yang Anda miliki saat ini. Namun jika ada perubahan di salah satu aspek, ini yang harus Anda lakukan:

Ketika pindah kerja atau pindah rumah

Anda masih menjadi peserta dalam program ini, dan masih membayar iurannya. Hanya saja, Anda harus melaporkan perubahan ini ke kantor BPJS Kesehatan, dengan menunjukkan bukti bahwa Anda adalah peserta sebelumnya.

Jika kartu hilang

Kalau kartu Anda hilang, laporlah ke kantor BPJS, buatlah surat pernyataan hilang kartu dengan materai, dan tunjukkan KTP atau KK Anda.

Pindah dokter/puskesmas

Anda bisa melakukannya dalam waktu minimal 3 bulan setelah Anda terdaftar sebagai peserta di puskesmas atau dokter sebelumnya.

Berhenti bekerja

Buat surat keterangan dan bawalah ke kantor BPJS, Anda bisa mengubah status peserta Anda dan memilih ulang kelas dan iuran yang baru.

Cara berobat menggunakan kartu BPJS membutuhkan Anda untuk melaporkan kepada kantor BPJS Kesehatan setiap kali ada perubahan di dalam status tempat tinggal, rumah, ataupun perubahan dalam anggota keluarga Anda. Semua itu demi memastikan bahwa layanan jaminan kesehatan ini memang diberikan kepada yang berhak dan sudah terdaftar, di mana Anda sudah membayar iurannya setiap bulan.

adiska putri

Related Posts

Susu Anak Produk Nestle Terbaik untuk Balita

Susu Anak Produk Nestle Terbaik untuk Balita

Tips Melakukan Tes Kehamilan dengan Alat Pengecek Kehamilan 

Tips Melakukan Tes Kehamilan dengan Alat Pengecek Kehamilan 

Hal yang Wajib Diperhatikan dalam Melakukan Olahraga Yang Sehat Untuk Ibu Hamil

Hal yang Wajib Diperhatikan dalam Melakukan Olahraga Yang Sehat Untuk Ibu Hamil

3 Hal Penting Untuk Dijauhi Ibu Hamil

3 Hal Penting Untuk Dijauhi Ibu Hamil