Kulit secara umum dibagi menjadi empat kategori, yaitu normal, berminyak, kering, dan kombinasi. Akan tetapi, Apakah jenis kulitmu sebetulnya jenis kulit dapat berubah seiring bertambahnya usia dan faktor lainnya seperti genetik, penyakit, dll. Penting untuk mengetahui jenis kulit anda sekarang agar tidak salah dalam memberikan perawatan.

images

  1. Kulit Normal

Kulit normal memiliki pori-pori yang tidak besar, tidak belang, memiliki kelembabannya seimbang, merupakan tujuan dari kebanyakan skin care. Kebanyakan orang mempunyai kulit yang normal tetapi untuk menjaganya dalam keadaan baik, penting sekali untuk meminimalisir terjemur matahari. Tabir surya untuk wajah dengan SPF paling tidak sekitar 30 sangat ideal untuk mencegah keriput dan kerusakan akibat sinar matahari lainnya.

  1. Kulit Berminyak

Apakah jenis kulitmu termasuk Kulit berminyak diidentifikasi dengan kelebihan sebum (minyak) di wajah. Beberapa orang dengan kulit berminyak mulai merasakan wajahnya berminyak kembali hanya dalam beberapa jam setelah mencuci wajahnya. Seseorang dengan wajah yang sangat berminyak akan merasa butuh mencuci wajahnya di antara siang hari sampai 5 sore karena sebum terbentuk ketika jam-jam itu. Wajah berminyak bisa karena keturunan, bisa juga karena pubertas. Anda akan menyadari ada sebum berlebih di T-Zone Anda karena semua kelenjar minyak berada di dahi, hidung, dan dagu.

Orang dengan wajah berminyak tidak perlu pelembab regular, tetapi tabir surya tetap diperlukan untuk mengurangi dampak sinar UV. Pilihlah tabir surya oil-free. Selain itu selalu sediakan paper face dan gunakan gunakan sabun cuci muka yang mengandung tea tree sebab kulit yang berminyak sangat rentan dengan jerawat. Tea tree efektif dalam mengurangi minyak sehingga meminimalisir munculnya jerawat.

  1. Kulit Kering

Kulit kering mengalami kekurangan pelembab alami (sedikit sebum untuk menjaga kelembaban dan sebagai pembatas lapisan terluar kulit dengan lingkungan luar). Orang dengan kulit kering akan merasa kulitnya kaku dan kulit mereka sering iritasi. Gejala lain dari kulit kering adalah mengelupas, tapi tidak semua kulit yang mengelupas berarti kulit kering. Terkadang kulit kering yang sudah parah akan membuat kulit gatal dan sakit yang mengarah ke kondisi bernama eczema (dermatitis).

Dengan tau Apakah jenis kulitmu bisa memulai Pengobatan kesehatan sejak dini,sebelum membuat kulit menjadi kering. Seperti pengobatan kanker payudara bisa menghentikan produksi hormone yang mempengaruhi kualitas dari kulit Anda. Hal ini membuat seseorang mengalami menopause dini. Kulit mendadak tidak memproduksi minyak. Menopause juga mengalami efek yang sama, kebanyakan wanita akan mulai mengalami kulit yang semakin mongering seiring akhir usia 40. Untuk merawat kulit kering, gunakan sabun pencuci wajah dan pelembab yang memiliki kandungan aloe vera . Aplikasi pelembab untuk kedua kalinya saat di siang hari atau di ruangan ber-ac.

  1. Kulit Kombinasi

Kulit kombinasi adalah gabungan dari kulit kering dan kulit berminyak. Orang dengan kulit kombinasi biasanya mengalami kelebihan sebum di T-Zone dan kulit kering di bagian pipinya. Kulit kombinasi bisa disebabkan oleh genetic dan (lagi) oleh pubertas. Ketika kelenjar minyak meningkatkan produksi sebumnya. Terkadang produk yang bervariasi dibutuhkan untuk menangani kulit kombinasi. Anda akan menangani bagian wajah lain dengan penanganan yang berbeda. Contohnya adalah dengan pembersih wajah ringan dan pelembab akan diperlukan di pipi dan produk anti jerawat dengan benzoil peroksida akan diperlukan di T-Zone.

Jika Anda masih kurang yakin dengan Apakah jenis kulitmu atau cara untuk merawatnya, berkonsultasilah dengan dermatologis  yang dapat merekomendasikan skin care yang tepat untuk Anda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here