Menurut pakar home education Septi Peni Wulandani, cara tepat melejitkan potensi kecerdasan anak adalah dengan berfokus pada kelebihannya, bukan kekurangannya. Istilahnya, meninggikan gunung, bukan meratakan lembah. Setiap anak memiliki delapan kecerdasan, dan salah satunya pasti lebih dominan dibandingkan dengan yang lain.

Dengan S26 Procal dan stimulasi yang tepat dari Mam dan Pap, ananda akan tumbuh cerdas sesuai potensi alamiahnya. Untuk bisa mengetahui potensi si kecil, orang tua harus rajin mengamati perkembangan ananda. Minat dan bakat yang ditunjukkan si kecil harus segera ditanggapi dan diberi kesempatan untuk berkembang.

S26 Procal
S26 Procal

Dengan rajin bercengkerama dan bermain dengan si kecil, Mam dan Pap akan melihat potensi kecerdasannya dengan lebih baik. Mam dan Pap juga dianjurkan untuk rajin membawa si kecil dalam banyak kegiatan untuk mengetahui potensinya yang terpendam.
Cara lainnya adalah dengan tools atau alat untuk mengenali kehebatan si kecil. Misalnya Smart Strength Finder Tool yang bisa Mam dan Pap akses untuk mengenali keunggulan ananda dan memberi stimulasi yang tepat.

Dengan mengetahui secara pasti kelebihannya, akan lebih mudah mengatakan si kecil pada kegiatan dan stimulasi yang tepat. Selain itu, yang juga tak kalah penting adalah nutrisi yang tepat dan lengkap sesuai dengan usia dan perkembangannya. Nutrisi sangat menunjang perkembangan kecerdasan dan pertumbuhan fisik si kecil. Seperti kolin, nukleotida, dan vitamin serta zat gizi lainnya.

Nutrisi tepat dan seimbang dalam S26 Procal akan membantu ananda menjalani masa emas pertumbuhan dengan gemilang.  S26 Procal merupakan susu formula untuk pertumbuhan si kecil yang mengandung nutrisi tepat sesuai usia dan perkembangan ananda. Melalui riset dan penelitian dari para ahli, Wyeth berhasil memformulasikan susu yang membantu si kecil tumbuh sehat dan cerdas sesuai potensinya.

Membantu Mam dan Pap untuk menemani tumbuh kembang si kecil dengan sempurna. Selain itu, dengan nutrisi yang baik si kecil juga akan lebih kuat daya tahan tubuhnya. Memberinya lebih banyak kesempatan untuk bereksplorasi dan belajar mengembangkan potensinya. Siap untuk “meninggikan gunung” potensi si kecil, Mam dan Pap?